L.O.B.A Sentil Pelupa Sejarah
  2010-07-22 07:37:44
 

Bandung,- Sebuah pertunjukan teater produksi PT. Javadi Artwork Indonesia dengan judul L.O.B.A (Lu Orang Bangsa Apa?), akan digelar di Gedung Kesenian Sunan Ambu, Sekolah Tinggi Seni Indonesia, Bandung dari tanggal 2 sampai 4 Agustus 2010.

Sandiwara kecil karya Arthur S. Nalan dengan durasi 60 menit itu, merupakan cerminan biografi kehidupan tokoh yang setia menjaga peninggalan sejarah bangsa.

Tiga tokoh utama dalam pertunjukan teater L.O.B.A yaitu Mbah Mangin, seorang juru kunci makam Kromobongso warisan turunan keluarga dan adiknya yang mengalami gangguan jiwa, Srikandi serta seorang musafir bernama mbah Mangin setia menjaga makam yang awalnya dijadikan cagar budaya.

Tetapi seiring waktu dan perkembangan jaman mulai dilupakan, dirusak dan disingkirkan untuk berbagai kepentingan pribadi dan dilupakan sebagai salah satu peninggalan sejarah.

Menurut Arthur S. Nalar, karyanya dibuat ketika orang Sunda bereaksi atas keputusan Menteri Agama yang menyatakan dibawah lokasi situs Batu Tulis terdapat harta karun.

"Berasal dari keprihatinan mengenai adanya situs bersejarah seperti Batu Tulis yang diobok-obok oleh salah satu Menteri," kata dia.

Esensi dari sandiwara kecil yang diakui oleh Arthur naskahnya belum pernah dipentaskan, saat ini banyak sejarah di Indonesia yang dilupakan. Contohnya, pengelolaan museum.

Sementara itu sutradara pertunjukan L.O.B.A, Irwan Guntari, isi lain dari sandiwara kecil itu mempertanyakan keberadaan sejumlah seniman yang dulunya eksis dalam berkesenian, tetapi kini alih profesi atau menjadi juru piara alat keseniannya.

( written by : arie nugraha )
  [ kembali ... ]