| PSM ITB Gelar Kompetisi Paduan Suara Internasional | |
| 2010-07-24 17:49:34 | |
|
Lebih dari 127 kelompok paduan suara dari seluruh penjuru dunia akan berlaga dalam Festival Paduan Suara ITB ke-22 dan Kompetisi Paduan Suara Internasional (International Choir Competition/ICC) pertama yang diselenggarakan Paduan Suara Mahasiswa ITB mulai 24 Juli hingga 1 Agustus 2010 di Kampus ITB, Jl. Ganesha. Mereka akan tampil dalam 300 kali penampilan selama kurang lebih 80 jam. Ketua Panitia FPS ITB dan ICC, Therecia Saktiana Sihombing, menjelaskan, perbedaan paling mendasar kedua kompetisi ini adalah pada kualitas peserta. Untuk ITB ICC dengan tema “Sing Together and Color The World’’, para peserta adalah paduan suara dari seluruh dunia yang disaring melalui seleksi rekaman yang ketat. Sedangkan untuk FPS ITB pada panitia membolehkan paduan suara Indonesia dengan kualitas yang beragam untuk ikut berpartisipasi. Pelaksanaan kompetisi di bagi dua tahap. FPS diselenggarakan 24 - 29 Juli 2010 dan ITB ICC pada 29 Juli-1 Agustus 2010. Dewan juri kompetisi berasal dari dalam dan luar negeri, seperti Spanyol, Filipina, Amerika Serikat, dan Australia. Mereka di antaranya adalah Mark A. Carpio (Manila, Filipina), Taeko Kuwabara (Jepanh), Dr. Brady Allred (Utah, Amerika Serikat), Ananda Sukarlan (Spanyol), Daud Kosasih (Indonesia) dan masih banyak lagi. Therecia menambahkan, kompetisi kali ini akan menghadirkan bintang tamu, The Philippines Madrigal Singers, salah satu paduan suara terbaik dunia yang telah dua kali menjuarai European Choral Grand Prix dan merupakan UNESCO Artist of Peace 2009.. Paduan suara ternama ini akan tampil dalam Upacara Pembukaan dan Konser Gala 1st ITB ICC 2010 serta memberikan Choral Clinic bagi para peserta kompetisi. Kolaborasi yang unik juga akan tampil dalam acara itu, berupa perpaduan antara musik angklung, symphony orchestra, dan paduan suara dalam satu komposisi lagu yang diciptakan oleh Ananda Sukarlan. ''Konsernya dilangsungkan Kamis, 29 Juli 2010 di Gedung IPTN Bandung,'' ujar Therecia. Sekitar 25.000 orang penonton diperkirakan memadati kampus ITB untuk festival paduan suara ini. Bersamaan dengan kompetisi, panitia juga menyelenggarakan bazaar agar pengunjung bisa menikmati belanja di kota Bandung sambil tidak kehilangan momentum menyaksikan kompetisi paduan suara terbesar di Indonesia. ( written by : roni ramdan ) |
|
| [ kembali ... ] |