| Bela Negara Rumah Cemara Terhambat Biaya | |
| 2010-07-27 08:41:39 | |
Bandung,- Tim sepakbola komunitas rehabilitasi pecandu narkotik dan pengidap HIV/Aids Rumah Cemara Bandung tidak mendapatkan sokongan dana dari pemerintah untuk mewakili Indonesia ke Rio De Jainero, Brazil, pada ajang Piala Dunia bagi pencandu narkotika. Meski sejumlah proposal permintaan dana telah dilayangkan ke instansi pemerintahan seperti, Badan Narkotika Nasional dan Provinsi, Komisi Penanggulangan Aids Pusat, Kementrian Sosial serta Kementrian Kesehatan. Alasan dari pemerintah yaitu tidak mempunyai alokasi dana untuk membiayai tim sepakbola Rumah Cemara mewakili Indonesia. Menurut Juru Bicara Rumah Cemara Bandung, Dicky Soelaeman, biaya untuk perjalanan tim sepakbola ke Brazil pada turnamen yang digelar oleh FIFA bulan September 2010 itu mencapai 300 Juta Rupiah. "Ya intinya kalau proposal sudah kita sebar, kita mah nothing too lose saja intinya ya kalau ada duit berangkat tidak ada uangnya tentu kita tidak jadi berangkat dan jadi mewakili Indonesia," kata dia. Dicky Soelaeman mengatakan, saat ini dana yang terkumpul dari sumbangan secara pribadi baru mencapai 10 Juta Rupiah. Dia menambahkan, tim sepakbola Rumah Cemara Bandung ditunjuk FIFA untuk mewakili Indonesia dalam turnamen Homeless World Cup, ajang piala dunia bagi pecandu narkotika dari bulan Febuari 2010. Karena telah menjadi juara dalam turnamen Piala Rehab yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional. ( written by : arie nugraha ) |
|
| [ kembali ... ] |