| |
Istilah PP# (pe pe pager) mulai digaungkan sejak tahun 2006. Saat itu, Edwin Sandi (Programme Director-nya Rase FM) mengadakan acara pemilihan penyiar favorit untuk para pendengar. PP# sendiri adalah format yang harus dituliskan pendengar saat mengirimkan SMS-nya. Hal ini sebetulnya untuk efisiensi dan kemudahan saat menyortir SMS yang masuk. Yah, biar nggak ketuker sama SMS yang rikues atau ikutan sharing. Tapi, istilah PP# akhirnya berkembang jadi sebutan buat penyiar yang terpilih jadi penyiar favorite.
Tahun 2006 dan 2007, gelar penyiar PP# diraih oleh Dwi Indra Purnomo. Setelah 2 tahun berturut-turut memegang gelar PP#, tahun 2008 ini Indra harus menyerahkan tahtanya pada Andi Asmawir alias Mawir. Secara nggak diduga (walau cukup mengejutkan), Mawir berhasil mengungguli Indra dalam pengumpulan SMS.
Perjalanan Mawir untuk jadi PP# juga sangat smooth. Bermula sebagai penyiar sekaligus produser Rase Counter Star. Suaranya waktu itu sangat eksklusif, karena hanya bisa dinikmati setiap hari Minggu malam. Walau cuma kedengeran sekali seminggu, tapi cukup mencuri perhatian pendengar dengan ciri khas yang nggak bisa lepas darinya. Ketawanya itu lho ! Selain itu, celetukan-celetukannya yang sepintas kedengeran nggak penting, tapi setelah dipikir-pikir kok cerdas juga.
Jam terbangnya sedikit demi sedikit bertambah karena situasi. Situasi itu adalah karena Nova harus cuti melahirkan. Mawir pun harus mengisi kekosongan yang ditinggalkan Nova, berduet dengan Azhar di Afternoon Show, bergantian dengan Arie.
Kemunculannya di sore hari ini, ternyata mengundang perhatian yang cukup tajam dari mereka yang sebelumnya nggak pernah tau siapa dia.
Nggak hanya bisa bikin pendengar ketawa dan terperangah dengan celetukan nggak penting tapi cerdas miliknya, Mawir ternyata bisa juga nanggepin curhat. Bermula dari keisengan salah satu produser untuk ngerjain pendengar di April Mop lalu. Saat itu, Mawir harus menggantikan Indra di acara www.toshare. Walaupun menimbulkan banyak tanda tanya dari para pendengar setia acara itu, tapi ternyata bisa juga rocker yang satu itu menanggapi curhat-curhat yang masuk. Yah, pastinya bisa dibayangkan seperti apa-apa nasehat-nasehat yang dia berikan. Hehehe….nggak penting deh !
Kemampuannya pun semakin teruji, setelah Rase memutuskan untuk melakukan bebeapa perubahan. Mawir pun harus jadi host di Good Morning Bandung. Bersama James, ternyata Mawir membawa perubahan yang cukup menyegarkan. Namapaknya sih, di sinilah dia mulai menuai massa. Perlahan tapi pasti, SMS-SMS yang memilih dia pun semakin banyak, sampai akhirnya membuat dia jadi PP# atahun 2008.
Tapi, Mawir terus berupaya merendah, dengan bilang bahwa pengirim-pengirim SMS itu melakukannya di bawah tekanan dan juga sebagai massa bayaran.
Apapun itu, proficiat untuk Mawir ! Keep up the good work !
( written by : MaC ) |